Tagged: rilis

Gaikindo Lelet 

GIIAS 2015
Jakarta, autokritik – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kini seperti asosiasi primitif yang tak memiliki data kinerja industri terbaru. Gaikindo kalah dari asosiasi industri lain seperti Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) dan Asosiasi Semen Indonesia (ASI) yanh konsisten merilis data tepat waktu.

Hingga kini, Gaikindo belum melepas data penjualan, produksi, ekspor, impor mobil Januari 2017. Padahal, biasanya data seperti ini sudah ada pertengahan bulan.

Hal ini sudah terjadi sejak Januari 2017. Saat itu, Gaikindo baru melepas data 2016 pada akhir bulan. Alhasil, kalangan analis dan jurnalis, termasuk blogger, telat dalam menyampaikan kinerja industri mobil selama 2016.

Dari penelusuran autokritik, beberapa analis saham baru merilis riset tentang kinerja industri mobil kemarin. Itupun setelah Grup Astra menyebar data Jumat pekan lalu.

Data mobil dibutuhkan untuk mengukur daya beli masyarakat dan membaca peta persaingan. Analis saham juga membutuhkan data itu untuk memberikan rekomendasi saham-saham otomotif, seperti Astra, yang kapitalisasi pasarnya masuk lima besar Bursa Efek Indonesia (BEI). Semoga pengurus Gaikindo paham. (snx)