Tagged: prospek

Tanpa GSX 150, Suzuki Bisa Punah

img_1342
Jakarta, autokritik – Suzuki babak belur dalam beberapa tahun terakhir, dihantam serangan terstruktur, sistematis, dan masif Honda. Penjualan Suzuki melorot 49% menjadi 56.284 unit tahun lalu, jauh lebih besar dari pasar yang hanya 8%.

Jangan tanya peringkat di pasar, karena Suzuki kini tak mampu bersaing dengan sesama pabrikan Jepang. Suzuki hanya mampu mengungguli merek India, TVS. Jika keadaan ini terus berlanjut, bukan mustahil Suzuki akan punah. Saat ini saja, banyak diler Suzuki tutup.

Sadar dengan fakta ini, Suzuki melansir duet GSX-R150 dan GSX-S150, yang diharapkan menjadi motor kebangkitan Suzuki tahun ini. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tidak berhenti sampai di sini. Pemanufaktur dan APM Suzuki itu bakal melepas total delapan motor baru tahun ini.

Department Head Marketing and Sales 2W SIS Yohan Yahya menegaskan, duet GSX 150 ditargetkan meraup 15% pangsa pasar di kelas motor sport 150 cc. Adapun total pasar segmen ini berkisar 40-50 ribu unit.

“Strategi untuk mencapai target itu adalah merilis duet GSX 150 di Jakarta, yang akan diikuti lima kota besar lainnya. Setelah itu, kami akan memperkenalkan motor ini di 39 kota dalam tempo enam bulan dan menambah jaringan penjualan,” ujar Yohan, belum lama ini.

Dua motor ini, kata dia, kali pertama diperkenalkan pada ajang Indonesia Motorcycle Show 2016, November silam. Hingga kini, total inden yang masuk mencapai 900 unit, dengan perincian 80% R dan 20% S.

SIS, kata Yohan, menargetkan seluruh inden dibereskan bulan ini. Setelah dua motor itu dirilis, Suzuki menutup inden dan meminta konsumen datang langsung ke jaringan diler SIS. (snx)

Wuling Diprediksi Gagal

Sumber : Otoboy

Sumber : Otoboy

Jakarta, autokritik – Broker saham RHB Securities memprediksi pendatang baru di pasar mobil domestik, Wuling, gagal bersaing dalam jangka pendek. Mobil Cina ini membutuhkan waktu untuk menyiapkan jaringan penjualan dan layanan purnajual untuk meraih simpati pasar.

“Kompetisi di segmen MPV diperkirakan makin ketat, seiring hadirnya Wuling dan tentunya Mitsubishi XM. Tapi, kami kira pemain lama bakal mampu mengatasi pemain baru,” tulis RHB, belum lama ini.

Hari ini, Vivanews melaporkan penampakan MPV Wuling yang tengah di tes di daerah Bekasi, Jawa Barat. Wuling bersama mitranya General Motors (GM) tengah membangun pabrik perakitan di Deltamas Cikarang, Jawa Barat, berkapasitas 120 ribu unit, dengan investasi US$ 418 juta.

Wuling memamerkan dua mobil, Hongguang S1 dan Baojun, pada ajang GIIAS 2016. S1 akan mulai diproduksi kuartal III-2017. Wuling sesumbar harga jual S1 akan setara mobil murah ramah lingkungan (LCGC). (snx)

Bos Honda: Masa Depan MPV Boxy Suram

Nissan Evalia

Nissan Evalia

Jakarta, autokritik – Prospek medium MPV kotak alias boxy dinilai suram. Sebab, bentuk mobil seperti ini tidak disukai konsumen Indonesia.

“Konsumen di sini lebih menyukai bodi mobil yang aerodinamis. Kalau kotak, pasarnya tidak terlalu besar,” ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, belum lama ini.

Jonfis menyatakan, penilaian itu berdasarkan kinerja Honda Freed, yang mengusung bodi boxy. Penjualan Freed maksimal 2 ribu unit per bulan. Bahkan, tahun ini, penjualan Freed hanya 500-an unit per bulan.

Berangkat dari situ, Jonfis menyatakan, HPM tidak akan terburu-buru dalam merilis model baru di segmen ini.

Medio April 2016, PT Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan Toyota Sienta, yang bermain di segmen Freed. Model ini ditargetkan terjual 3.500 unit per bulan. (snx)