Tagged: pangsa pasar

Astra Makin Tua Makin Gila

astra-ultah

Jakarta, autokritik – Grup Astra merayakan ulang tahun ke-60 tahun ini. Di usia yang semakin tua, Astra bukannya meredup, tapi malah semakin gila mencengkeram industri otomotif Indonesia.

Tahun lalu, pangsa pasar Astra di bisnis mobil domestik melonjak dari 50% menjadi 56% melalui tiga merek utama, Toyota, Daihatsu, dan Isuzu. Di bisnis motor, Astra makin gila lagi, lantaran menguasai 73% pasar melalui merek Honda.

Januari 2017, pangsa pasar Honda melompat lagi menjadi 78%, meninggalkan jauh lawan-lawannya, seperti Yamaha dan Suzuki. Yamaha sempat mengkudeta Honda pada 2009 di penjualan bulanan. Namun, dalam dua tahun terakhir, pamor Yamaha meredup dan makin tergilas Honda.

Meski begitu, Astra ketar-ketir melihat prospek penjualan sepeda motor tahun ini, seiring langkah pemerintah menaikkan biaya STNK dan BPKB. Bulan lalu, merujuk keterangan salah satu GM PT Astra Honda Motor (AHM), distributor dan pemanufaktur motor Honda, penjualan motor secara ritel ambles 30%. Padahal, penjualan secara wholesales yang dikerap Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) melesat 14%. (snx)

Advertisements

Pangsa Pasar Grup Astra Jebol ke Bawah 50%

Foto Gedung PT Astra International Tbk
Jakarta, autokritik – Penjualan mobil Grup Astra turun 7,5% menjadi 46.182 unit Maret 2016, dibandingkan bulan sama tahun lalu sebanyak 46.182 unit. Penurunan itu lebih besar dari pasar yang hanya 5,5% menjadi 93.990 unit.

Alhasil, pangsa pasar Grup Astra jeblok ke bawah 50% atau tepatnya 49%. Meski begitu, Astra masih menjadi penguasa pasar mobil domestik melalui dua merek andalan Toyota dan Daihatsu.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), yang dirilis Kamis (14/4), penjualan Toyota bulan lalu mencapai 30.083 unit, sedangkan Daihatsu 14.504 unit. Adapun penjualan Isuzu mencapai 1.449 unit, Peugeot 4 unit dan UD Trucks 142 unit. Akumulasi penjualan mobil Grup Astra mencapai 127.263 unit, dengan pangsa pasar 48%.

Sementara itu, penjualan motor Honda yang diageni Astra melesat 21% menjadi 440.171 unit Maret 2016, di atas pasar yang hanya 7,3% menjadi 563.341 unit. Tak ayal lagi, pangsa pasar melompat dari 69% Februari 2016 menjadi 78% Maret lalu.

“Di tengah kondisi pasar yang belum begitu stabil, Honda mampu bertahan dengan mencatatkan penjualan positif dibandingkan bulan sebelumnya. Kami berharap peningkatan ini menjadi awal dari rebound-nya pasar motor nasional,” ujar General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya, belum lama ini. (snx)

Honda Makan 78% Pasar Motor Domestik, yang Lain Boncos

Marc Marquez menjajal CBR 150 anyar di Sentul, belum lama ini.

Marc Marquez menjajal CBR 150 anyar di Sentul, belum lama ini.

Jakarta, autokritik – Penjualan motor Hondae melesat 21% menjadi 440.171 unit Maret 2016, di atas pasar yang hanya 7,3% menjadi 563.341 unit. Tak ayal lagi, pangsa pasar melompat dari 69% Februari 2016 menjadi 78% Maret lalu.

Itu artinya, merek lain seperti Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS cuma kebagian 22%. Pangsa pasar empat merek itu terus boncos digerus Honda.

Honda menggila lantaran model skutik bulan lalu terjual sebanyak 377.274 unit atau menguasai 82,7% pasar skutik nasional. BeAT eSP menyumbangkan penjualan terbanyak, sebanyak 193.147 unit, diikuti Vario eSP 140.054 unit, Scoopy eSP sebanyak 42.778 unit, Honda Spacy 686 unit, dan Honda PCX 608 unit.

Sementara, penjualan bebek Honda bulan lalu mencapai 42.399 unit dengan pangsa pasar 73,6% di segmen bebek nasional. Pada segmen ini, Honda Revo series memberikan kontribusi terbanyak yaitu 19.331 unit, Supra series 16.359 unit, Sonic 150R 3.899 unit, dan Blade 2.810 unit.

“Di tengah kondisi pasar yang belum begitu stabil, Honda mampu bertahan dengan mencatatkan penjualan positif dibandingkan bulan sebelumnya. Kami berharap peningkatan ini menjadi awal dari rebound-nya pasar motor nasional,” ujar General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya, hari ini. (snx)

Toyota Tergelincir di Awal Tahun

2015 Reveal of All New Toyota Fortuner. (Crusade pre-production model shown)

2015 Reveal of All New Toyota Fortuner. (Crusade pre-production model shown)

Jakarta, autokritik – Penjualan domestik Toyota turun 6,6% menjadi 50 ribu unit per Februari 2016. Alhasil, pangsa pasar Toyota tergelincir ke bawah 30% atau tepatnya 29,1%, turun dari periode sama tahun lalu 29,5%.

Sebaliknya, pangsa pasar sang rival, Honda, naik dari 16,7% menjadi 21,9%. Ini berkat larisnya penjualan crossover BR-V sasis monokok.

Meski begitu, broker saham Danareksa Sekuritas percaya Toyota segera bangkit, didorong kehadiran model-model baru seperti Fortuner dan Kijang Innova. (snx)