Category: Motor

CBR Bantai Ninja 250


Jakarta, autokritik – Honda CBR250RR mengakhiri dominasi Ninja 250 di pasar motor sport 250 cc dengan fairing. Per April 2017, penjualan CBR250RR mencapai 4.141 unit, sedangkan Ninja hanya 3.210 unit.

Ninja baru unggul jika versi telanjangnya dimasukkan perhitungan, karena mecetak penjualan 949 unit. Pada bagian lain, Yamaha R25 dan versi telanjangnya, MT-25, sekarat, setelah CBR250RR lahir.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), total penjualan dua motor itu hanya 889 unit hingga April 2017, anjlok tajam dari periode sama tahun lalu sebanyak 3.696 unit. (snx)

Vonis KPPU Rusak Reputasi Yamaha dan Honda

Foto dari DapurPacu..

Foto dari DapurPacu..

Jakarta, autokritik – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM) akan mengajukan banding terhadap vonis Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait pengaturan harga jual. Vonis ini merugikan sekaligus merusak kredibilitas Yamaha dan Honda di mata konsumen.

Pada 20 Februari 2017, KPPU memutuskan YIMM dan AHM terbukti mengatur harga jual motor skutik 110cc dan 125 cc selama 2012-2014 dan melanggar Undang Undang Nomor 5 Pasal 5 Tahun 1999 tentang penetapan harga. YIMM dikenakan denda sebesar Rp 25 miliar, sedangkan AHM mendapatkan denda Rp 22,5 miliar.

“AHM akan menempuh jalur hukum dan sangat keberatan dengan keputusan KPPU,” kata kuasa hukum AHM Fery di Jakarta, Rabu (1/3).

Dia menegaskan, AHM sangat keberatan dengan keputusan KPPU tersebut. “KPPU membuat keputusan tanpa bukti yang jelas dan tidak konkret. Kami akan mengajukan banding di pengadilan negeri,” ujar dia.

Fery mengatakan, bukti-bukti yang dimiliki KPPU masih lemah. “KPPU harus punya bukti yang cukup kuat dan bisa diterima akal sehat,” ujar dia.

Dia menambahkan, putusan KPPU tersebut bisa membuat image atau reputasi Honda jelek di mata konsumen. Padahal, dia mengklaim, AHM tidak pernah melakukan praktik pengaturan harga. “Secepatnya kami segera banding dan meminta KPPU untuk mengklarifikasi,” ujar dia.

Senada dengan AHM, kuasa hukum YIMM Rikrik Rizkiyana mengatakan, Yamaha juga akan mengajukan banding di pengadilan negeri. “Kami akan ikut Honda dan keberatan dengan keputusan KPPU,” ujar dia.

Keputusan KPPU, dinilai Rikrik, bisa merusak citra Yamaha, dan harus segera diperbaiki.

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata mengatakan, AISI mendukung Yamaha dan Honda melakukan banding, karena bukti KPPU belum kuat dan masih ada kesempatan. Kedua produsen motor tersebut mempunyai hak untuk banding dan harus dijalankan.

“Yamaha dan Honda harus segera melakukan banding untuk memperbaiki reputasi. Salah satu dampak negatif dugaan praktek kartel adalah kepercayaan investor akan turun. AISI setuju jika Yamaha dan Honda lakukan banding,” ujar dia.

Staf Ahli KPPU Muhammad Reza mengatakan, KPPU siap menghadapi banding YIMM dan AHM karena Indonesia negara hukum. Dia mengatakan, bukti yang dimiliki KPPU adalah pertemuan di lapangan golf dan surat elektronik internal. (dho)

Industri Motor Digebuk Kartel dan Biaya STNK


Jakarta, autokritik – Awan kelabu menggelayuti industri sepeda motor nasional. Setelah dihajar kenaikan biaya STNK dan BPKB, dua pemain utama industri motor, Yamaha dan Honda, dihantam vonis kartel dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). 

Dari keterangan GM Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya, penjualan motor langsung ke konsumen alias ritel anjlok 30% Januari lalu. Padahal, penjualan secara wholesales (pasokan motor dari pabrik ke diler) naik 14% menjadi 437 ribu unit dibandingkan Januri 2016. 

Thomas mengatakan, penjualan wholesales AHM memang naik 19% menjadi 368 ribu unit. Namun, angka itu tidak mencerminkan kondisi sesungguhnya di pasar domestik, karena hanya wholesales. Faktanya, penjualan langsung ke konsumen melorot 30% dibandingkan bulan sama tahun lalu karena terdampak kenaikan harga jual akibat penaikan biaya administrasi STNK.

“Stok kami di diler pada Desember tipis, sehingga kami memutuskan untuk menambah pasokan unit ke jaringan. Alhasil, pada awal tahun ini terjadi kenaikan 19%. Bulan berikutnya kami akan sesuaikan lagi pasokan untuk mengantisipasi dampak kenaikan biaya administrasi STNK,” kata dia belum lama ini. 

Awal tahun ini, rezim Jokowi menaikkan biaya STNK dan BPKB otomotif hingga 2-3 kali lipat. Pemerintah berkilah hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan. 

Sementara itu, KPPU memvonis PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan AHM melakukan kartel dalam menetapkan harga dan volume penjualan motor jenis skuter otomatik (skutik).

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata berang dengan keputusan itu. Dia menilai, putusan itu tidak pas dan cocok dengan bukti-bukti yang ada.

“Kami angggap putusan KPPU di luar konteks. Bukti apa yang disampaikan KPPU dasarnya tidak kuat,” kata Gunadi, hari ini.

Jika dasar pertimbangan KPPU tidak cukup kuat, kata dia, akan berpengaruh terhadap pandangan investor terhadap Indonesia. Situasi ini sangat mengganggu iklim kerja industri, terutama di situasi yang sulit saat ini.

Dia memastikan, putusan tersebut tidak tepat, karena tidak ada persengkongkolan yang dilakukan anggotanya.

“Kalau memang dilihat iklim di Indonesia tidak bersahabat, pabrikan akan investasi di tempat lain. Padahal, kita sudah berupaya agar kondisi Indonesia nyaman dan baik untuk investasi,” kata Gunadi. 

Dengan keputusan itu, Gunadi menilai, pabrikan bakal sangat hati-hati dalam menaikkan harga jual. Ini berisiko memangkas margin. (snx)

Bos AISI Berang Anggota Divonis Kartel

ilustrasi-motor

Jakarta, autokritik – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memvonis PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM) melakukan kartel dalam menetapkan harga dan volume penjualan motor jenis skuter otomatik (skutik).

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata berang dengan keputusan itu. Dia menilai, putusan itu tidak pas dan cocok dengan bukti-bukti yang ada.

“Kami angggap putusan KPPU di luar konteks. Bukti apa yang disampaikan KPPU dasarnya tidak kuat,” kata Gunadi, hari ini.

Jika dasar pertimbangan KPPU tidak cukup kuat, kata dia, akan berpengaruh terhadap pandangan investor terhadap Indonesia. Situasi ini sangat mengganggu iklim kerja industri, terutama di situasi yang sulit saat ini.

Dia memastikan, putusan tersebut tidak tepat, karena tidak ada persengkongkolan yang dilakukan amggotanya.
“Kalau memang dilihat iklim di Indonesia tidak bersahabat, pabrikan akan investasi di tempat lain. Padahal, kita sudah berupaya agar kondisi Indonesia nyaman dan baik untuk investasi,” kata Gunadi. (Investor Daily)

Yamaha dan Honda Positif Kartel

ilustrasi-motor
Jakarta, autokritik – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memvonis PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM) melakukan kartel dalam menetapkan harga dan volume penjualan motor jenis skuter otomatik (skutik).

Kedua perusahaan itu terbukti melakukan praktik kartel sesuai perkara 04/KPPU-I/2016 tentang dugaan kartel yang dibacakan saat sidang di kantor KPPU Jakarta, Senin (20/2). Dua pabrikan itu melanggar melanggar ‎ Pasal 5 Undang-Undang No 5 ‎Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Bunyi pasal itu adalah pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha pesaingnya untuk menetapkan harga atas suatu barang dan atau jasa yang harus dibayar oleh konsumen atau pelanggan pada pasar bersangkutan yang sama.

Putusan itu dibacakan setelah melalui serangkaian pemeriksaan, baik pendahuluan maupun lanjutan selama lebih kurang 120 hari kerja terhadap praktik usaha di industri sepeda motor yang diduga mengakibatkan konsumen tidak dapat memperoleh harga beli sepeda motor yang kompetitif.

Majelis komisi persidangan yang dipimpin oleh Tresna Priyana Soemardi serta anggota R Kurnia Sya’ranie dan Munrokhim Misanam menilai, semua unsur dalam Undang-Undang No 5 Pasal 5‎ Tahun 1999 telah terpenuhi. Artinya, YIMM dan AHM terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar ‎Undang-Undang No 5 Pasal 5‎ Tahun 1999.

Majelis menghukum YIMM dengan denda Rp 25 miliar dan AHM Rp 22,5 miliar. Denda yang diterima YIMM lebih berat, karena dinilai memanipulasi data di persidangan. Oleh sebab itu, hukuman YIMM sudah termasuk ditambah 50% dari besaran proporsi denda. Adapun denda AHM telah dipotong 10%, karena dinilai kooperatif oleh majelis hakim. (ID)

GSX 150 Mendarat di Diler 


Jakarta, autokritik – Barang panas Suzuki GSX-R150 sudah sampai di beberapa diler Suzuki, seperti SMG Sunter, Jakarta Utara. Itu artinya, motor ini segera dipasok ke konsumen yang telah inden. 

Rencananya, motor ini dirilis 18 Februari mendatang. Duet pembalap MotoGP Suzuki Alex Rins dan Andrea Iannone bakal hadir di acara tersebut. 

Dari pantauan autokritik, puluhan GSX-R150 terlihat nangkring di kendaraan pick up. Dua unit motor dipajang di pintu masuk, sedangkan empat unit di ruang pamer. 

Seorang tenaga penjual di diler itu menuturkan, unit tes drive sudah tiba di diler-diler besar Suzuki. Pihak Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku APM mendorong diler untuk agresif menggelar pameran guna mendongkrak penjualan motor sport fairing 147 cc ini. 

Merujuk data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi), distribusi domestik GSX-R150 mencapai 1.552 unit, tertinggi, disusul FU 150 dan Adress. Total distribusi Suzuki bulan lalu mencapai 3.511 unit. 

Harga GSX-R150 mencapai Rp 27,9 juta. Harga bakal naik Rp 2 juta April mendatang. (snx) 

Honda Injak-injak Yamaha 


Jakarta, autokritik – Honda terus menginjak-injak Yamaha dalam dua tahun terakhir. Pangsa pasar Honda terus melesat, sedangkan Yamaha ambruk. 

Januari 2017, berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi), penjualan Honda mencapai 368.739 unit, dengan pangsa pasar 78%, sedangkan Yamaha hanya 94 ribu unit dengan pangsa pasar 20%. 

Padahal, dua merek Jepang ini sempat bersaing ketat pada 2007-2009. Ketika itu, Yamaha sempat membantai Honda pada penjualan bulanan, kendati penjualan tahunan masih dikuasai Honda. 
Honda kini unggul di semua lini motor. Dulu, Yamaha sempat menguasai segmen skutik dan bebek. 

Total penjualan motor bulan lalu mencapai 473 ribu unit, naik 14% dari Januari 2016. Tahun ini, Aisi menargetkan penjualan tumbuh 5%.  (snx)

Gesek GSX di Sentul Cuma Dapat 136 Kpj

gsx-sentul

Bogor, autokritik – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menggelar test ride perdana GSX-R150 untuk jurnalis dan blogger di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. Ada 15 unit motor yang disediakan untuk menggesek aspal Sentul yang dibilang Maverick Vinales, pembalap Movistar Yamaha, berbahaya.

Autokritik bisa ikut acara itu dengan mendompleng nama kantor. Ya, namanya juga agen ganda, blogger juga, jurnalis juga.

Autokritik tiba di Sentul sekitar pukul 12.00 WIB disambut mendung. Saat itu, sesi untuk media telah selesai, sehingga autokritik mengikuti test ride bareng para blogger kondang, seperti IWB, Kobayogas, dan kawan-kawan. Sesi ini digelar sehabis makan siang.

Waktu yang ditunggu akhirnya tiba. Autokritik kebagian GSX 150 kelir hitam. Sempat bingung juga mencari kunci untuk menghidupkan mesin. Untung ada panitia yang bersedia memberikan petunjuk. Autokritik baru ingat motor ini menggunakan keyless iginition system bak mobil. Posisinya ada di tengah setang. Tinggal geser ke kanan, lalu tekan tombol kontak di setang kanan dan GSX 150 menyala.

Wow, posisi riding ternyata sangat membungkuk, seperti Ninja KRR 150 yang legendaris itu, Ninja 250, dan Cibie 250RR. Ini di luar ekspektasi, karena dari segi tongkrongan, motor ini terlihat kompak.

Kawanan blogger motor brutal sudah tak sabar membejek gas GSX 150. Mereka meninggalkan autokritik yang masih butuh penyesuaian. Autokritik membuntuti salah satu dari mereka sedang membanting motor ke kiri dan kanan bak pembalap MotoGP dii paddock. Biarkan saja, namanya juga orang berekspresi.

Blogger kawakan tancap gas, autokritik masih santai mengikuti tiga rider terbelakang. Baru selepas tikungan pertama, motor mulai digas. Lumayan responsif mesinnya, terutama di bawah. Gas terus sampe rpm tembus 10 ribu, 12 ribu. Mantap juga tenaga bawah motor ini. Kecepatan 100 kpj mah mudah digapai.

GSX 150 dibekasi mesin berkapasitas 147,3 cc, DOHC, empat langkah, satu silinder. Berdasarkan data resmi SIS, tenaga maksimal motor ini mencapai 18,9 dk/10.500 rpm, sedangkan torsi maksimal 14 Nm/9.000 rpm.

Penyesuaian usai setelah lap pertama. Begitu masuk tikungan terakhir, motor langsung digas habis-habisan. Cuma, ya berhubung jarang main di Sentul, autokritik harus ekstra hati-hati. Motor meraung, tapi masih stabil. Dari gigi 1-4, digas sampai rpm mentok di 13 ribu. Kecepatan puncak di sesi ini cuma 131 kpj. Ya, namanya juga amatir, maklumin saja.

Masuk tikungan, autokritik mencoba bermanuver bak pembalap MotoGp. Motor ini enak diajak berselancar di tikungan Sentul. Autokritik cocok dengan bobot motor ini yang hanya 131 kg, termasuk bensin dan oli. Ini merupakan bobot teringan di kelasnya, sehingga cocok bagi manusia kerempeng seperti autokritik.
Asyik juga nih keluar masuk tikungan dengan GSX 150. Rem cakram depan dan belakang mendukung manuver ini, sehingga lumayan PD ngegas di tikungan, meski dalam dosis yang tak ekstrem hehehehe.

Di tikungan terakhir, autokritik mencoba menjaga kecepatan, dengan mengikuti racing line dua blogger di depan. Wih, berhasil di level 70 kpj. Pertahankan kecepatan dan gas begitu keluar tikungan. Terus merayap dari gigi ke gigi, rpm ke rpm. Posisi badan membungkuklah biar dilihat keren sama yang di paddock. Sayang, tidak ada yang motret. Ga masalah, namanya juga blogger ga ngetop.

GSX terus menggeliat di trek lurus, hingga akhirnya menyentuh top speed 136 kpj. Ini jauh dari perolehan teman-teman media yang rata-rata 140 kpj ke atas. Jadi, sebenarnya potensi motor masih sangat besar, tergantung pada nyali dan skill pengendara.

Autokritik cuek dan tetap mencoba bermanuver. Sedang asyik mengegas sedikit di tikungan, di depan autokritik terjadi insiden. Rupanya ada blogger yang keenakan ngegas, lupa ngerem, sehingga keluar lintasan. Beruntung dia tidak jatuh dan kembali ke lintasan, setelah diasapi autokritik. Untuk kali pertama, autokritik berada di urutan dua buncit. Lumayan bro hehehe.

Akhirnya, bendera merah dikibarkan, tanda test ride usai. Ya mau bagaimana lagi? Namanya juga tes gratisan. Autokritik masuk pit dan cukup puas dengan acara ini.

Suzuki Mulai Kirim GSX

gsx-sentul

Jakarta, autokritik – Suzuki mulai memasok motor sport terbarunya, GSX-R150, ke diler Januari 2017. Volumenya mencapai 1.552 unit.

Mengutip data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi), GSX-R150 merupakan motor Suzuki dengan distribusi tertinggi pada bulan lalu, mengalahkan Satria FU yang hanya 991 unit dan Adress 966 unit.

Motor ini dibanderol Rp 27,9 juta. Namun, kabarnya harga akan dikerek Rp 2 juta April mendatang.

Berdasarkan pengetesan autokritik, GSX mampu digeber 136 kpj di trek lurus Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Catatan terbaik motor ini di trek Sentul mencapai 148 kpj, di atas R115 44 kpj.

R15 Tinggalkan CBR150

maverick-vinales-dengan-all-new-r15-di-sentul-international-circuit

Jakarta, autokritik – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memperkenalkan All New R15, yang dibekali mesin dan sejumlah fitur baru. Semua perubahan itu membuat R15 kini bukan lagi lawan Honda CBR150R besutan PT Astra Honda Motor.

R15 unggul jauh dari sisi tenaga dan torsi, yakni masing-masing 14,2 kw/10 ribu rpm dan 14,7 nm/8.500 rpm, dibandingkan CBR150R 12,6 kw/9.000 rpmdan 13,7 nm/7.000 rpm. Alhasil, di atas kertas, R15 adalah motor tercepat di kelasnya.

Bukan hanya itu, R15 menggunakan teknologi variable valve actuation (VVA) yang membuat tenaga besar di putaran mesin bawah dan atas, tetapi sangat irit bahan bakar.

R15 anyar juga dilengkapi fitur baru assist & slipper clutch khas motor gede. R15 adalah motor sport 155 cc pertama yang menggunakan fitur ini. Fitur assist membuat pengoperasian kopling sangat ringan, sehingga pengendara semakin nyaman ketika mengoperasikan kopling. Adapun slipper clutch membuat perpindahan gigi lebih halus dan akselerasi lebih cepat.

Kalau soal penampilan, kembali ke selera masing-masing. Yang jelas, konsep desain R15 adalah mengadopsi DNA Yamaha R-Series dengan mengedepankan unsur super sport. Motor ini menggunakan rangka deltabox khas Yamaha yang terbukti kokoh dan desain lengan aluminium baru.

Kombinasi ini memberikan pengendalian motor yang sangat stabil, dengan weight distribution 50:50. Desain bodi dibuat meruncing dan ramping, sedangkan lampu depan dan belakang menggunakan LED. Motor ini juga memiliki
lampu hazard setelah mempertimbangkan masukan dari komunitas R15. Lampu ini digunakan dalam keadaan darurat.

”Konsumen segmen sport 150cc pada umumnya menginginkan performa motor yang terbaik. Tetapi juga masih mempertimbangkan keiritan bahan bakar dan juga tampilan yang modern, agresif dan futuristik. Karena itulah kami menghadirkan All New R15,” ungkap GM After Sales Division YIMM M Abidin. (snx)