Demi Indonesia, Mitsubishi Tutup Pabrik di AS

Pelepasan di Posisi Start

Jakarta, autokritik — Mitsubishi Motors Corporation (MMC) berencana menutup pabrik di Amerika Serikat (AS) untuk fokus menggarap bisnis di Asia, seperti Indonesia dan Thailand.

“Mitsubishi berencana melego aset manufaktur di Illinois, AS dan tengah bernegosiasi dengan sejumlah pembeli potensial,” ujar beberapa sumber seperti dilansir NHK World, Jumat (24/7).

Di pabrik itu, Mitsubishi memproduksi mobil jenis sport utility vehicle (SUV). Tahun lalu, produksi pabrik itu mencapai 60 ribu unit atau hanya setengah dari kapasitas produksi terpasang, seiring anjloknya penjualan di AS.

Ke depan, Mitsubishi akan mendatangkan mobil dari Jepang untuk dijual di AS. Sebelumnya, Mitsubishi melego pabrik di Belanda tiga tahun silam. Dengan menjual pabrik di Illinois, Mitsubishi menjadi pabrikan mobil Jepang pertama yang tidak memiliki fasilitas manufaktur di AS dan Eropa.

Indonesia akan menjadi basis produksi kendaraan serbaguna kecil (small multipurpose vehicle/SMPV) Mitsubishi di dunia. Mobil ini akan diproduksi di pabrik baru Mitsubishi di Kawasan Industri GIIC, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, mulai Agustus 2017.

Chairman of The Board CEO MMC Osamu Masuko menyatakan, SMPV itu didesain sesuai kebutuhan pasar Indonesia. Meski didesain untuk pasar domestik, model ini juga akan diekspor ke Asean, Afrika Selatan, Timur Tengah, dan Amerika Selatan.

Pabrik baru itu dibangun PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), perusahaan patungan MMC dan Krama Yudha. Pabrik yang menelan investasi 60 miliar yen atau Rp 6,6 triliun ini mulai dibangun kuartal I-2015 dan ditargetkan mulai berproduksi April 2017.

Kapasitas produksi terpasang pabrik tersebut mencapai 160 ribu unit dan dapat dimaksimalkan hingga 240 ribu unit per tahun. Dari jumlah itu, sebanyak 80 ribu unit kapasitas pabrik akan digunakan untuk memproduksi SMPV. Adapun sisanya untuk memproduksi SUV Pajero Sport dan kendaraan komersial ringan (light commercial vehicle/LCV) Colt L300.

“Volume ekspor kendaraan dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) ditargetkan sekitar 25% dari produksi SMPV atau sekitar 20 ribu unit per tahun. Dua model lainnya difokuskan untuk mengisi pasar domestik,” ujar dia, belum lama ini. (snx)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s