Midec Baru Sebatas Pelatihan SDM

wpid-ahm_01-1.jpg

Jakarta, autokritik — Jepang mendapatkan konsesi pengurangan bea masuk (BM) sejumlah produk manufaktur sejak 2008, seiring berlakunya Indonesia-Japan Economic Comprehensive Agreement (IJ-EPA). Sebagai kompensasi, Jepang seharusnya mendorong alih teknologi ke Indonesia sebagai bagian integral dari IJ-EPA.

Kenyataannya, kompensasi IJ-EPA dalam kerangka Manufacturing Industry Development Center (Midec) hanya sebatas pelatihan, tanpa menyentuh persoalan fundamental yakni alih teknologi,” ujar seorang pebisnis otomotif hari ini.

Dia menyatakan, Jepang mendapatkan banyak keuntungan dari IJ-EPA. Pertama, harga produk manufaktur impor asal Jepang lebih murah, karena tarif BM turun. Imbasnya, pajak penjualan barang mewah (PpnBM) yang ditebus konsumen lebih rendah, karena penghitungannya merujuk harga produk.

Seharusnya, kata dia, sebagian dana penghematan yang didapat Jepang mengalir ke Indonesia dalam bentuk alih teknologi. Caranya misalnya membangun sekolah-sekolah teknik otomotif, sehingga SDM Indonesia mampu menyerap teknologi Jepang. Pada titik inilah progam MIDEC bermanfaat bagi Indonesia. (snx)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s