Mobil Murah Sulit Dibendung

image

PEMERINTAH KEBANYAKAN NGEBON KE JEPUN

Jakarta, autokritik — Meski menuai kritikan keras dan pedas, proyek mobil murah (LCGC) yang diikuti lima pabrikan mobil Jepang diperkirakan sulit dibendung. Alasannya gampang saja, posisi tawar Jepang terhadap Indonesia sangat kuat.

Riset CLSA menyebutkan, Jepang berada di posisi puncak dalam investasi asing langsung (FDI) di Indonesia. Porsinya mencapai 16% dari total FDI dan tren ini cenderung meningkat.

“Masalah utang luar negeri RI ke Jepang juga masih jadi pertimbangan,” tulis broker saham asing itu, belum lama ini.

Saat ini, demikian CLSA, Jepang gencar menggejot alokasi modal ke negara potensial seperti Indonesia untuk mengejar pertumbuhan. Ini sejalan dengan niat Gubernur Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) Haruhiko Kuroda melakukan apa saja demi mengakhiri deflasi berkepanjangan Negeri Sakura.

Contoh mudahnya, tulis CLSA, adalah bagaimana dengan cepatnya Bank of Tokyo-Mutsubishi UFJ menjadi bank asing dengan aset terbesar di negara ini, mengungguli pemain lama seperti Citi dan HSBC. Padahal, bank itu hanya punya sembilan cabang di Indonesia.

Enam model LCGC, yakni  Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio Satya, Suzuki Wagon R, dan Datsun GO dan GO+, telah diluncurkan. Harga LCGC berkisar Rp 76-120,7 juta. Konsumsi bensin LCGC diklaim 1/20 km. (snx)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s