Morgan Stanley “Gebuk” Astra International

Gambar

Jakarta, autokritik – Pangsa pasar Grup Astra di pasar mobil domestik diperkirakan melorot menjadi 46% pada 2014, dibanding estimasi tahun ini sebesar 50%. Hanya mobil murah (low cost and green car/LCGC) yang bisa mengangkat pangsa pasar perusahaan mobil terbesar nasional itu.

Demikian ramalan Morgan Stanley (MS), bank investasi papan atas Amerika Serikat (AS). MS baru saja merilis laporan riset PT Astra International Tbk (ASII), nama bursanya Grup Astra, hari ini.

MS memberikan rekomendasi underweight atau tidak layak investasi untuk saham Astra, dengan target harga Rp 6.100. Saham Astra langsung ambles 3,4% menjadi Rp 6.950 begitu laporan itu dirilis.

MS menilai, pangsa pasar Astra dalam tren turun. Tahun ini, jumlahnya diperkirakan merosot menjadi 50% dari 2012 sebesar 54%. Pangsa pasar diperkirakan terus merosot, jika LCGC Astra, Toyota Agya dan Daihatsy Ayla, tidak segera dirilis.

“Dengan LCGC, pangsa pasar Astra hanya drop menjadi 52% dan 51% pada 2013 dan 2014,” tulis MS.

LCGC Astra kemungkinan dirilis pada paruh kedua tahun ini, molor dibanding rencana awal pada kuartal I-2013. Penyebabnya ya jelas, regulasi pemerintah tak kunjung brojol.

Dalam pandangan MS, pangsa pasar Astra tergerus, menyusul kerasnya persaingan di segmen MPV murah (low MPV). Setelah Ertiga sukses membombardir Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, produk low MPV Astra, datang lagi Mazda VX1 dan Chevrolet Spin. Persaingan akan makin keras setelah Datsun melepas MPV murahnya dan Honda Brio MPV dirilis.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s