Bensin Naik Rp 2 ribu, Sejuta Mobil Masih Bisa Gempur Jalanan

Jakarta, Autokritik — Pedagang mobil tidak gentar menghadapi rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 2 ribu per liter. Mereka yakin, penjualan mobil tetap tembus 1 juta unit.

Proyeksi itu disampaikan bos besar Toyota Indonesia Johnny Darmawan. Pria yang sudah kawakan berada di bisnis mobil itu menilai, kontraksi pasar diperkirakan hanya terjadi 1-2 bulan. Lepas dari situ, penjualan mobil tetap tancap gas, meski tidak kencang-kencang amat.

“Berkaca pada pengalaman 2006 saat harga bensin naik lebih dari 100%, penjualan turun 40% dalam empat bulan. Setelah itu, penurunannya berkurang, sehingga kalau dirata-rata penjualan bulanan hanya drop 20%,” kata Johnny seperti dilansir harian pasar modal Investor Daily, kemarin

Johnny menyatakan itu di sela RUPSLB PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), anak usaha konglomerasi otomotif terbesar nasional PT Astra International Tbk (ASII). Johnny adalah preskom Astra Otoparts merangkap direktur Astra sekaligus presiden direktur PT Toyota Astra Motor plus pemegang merek Lexus di Indonesia.

Johnny mengakui penjualan tahun ini ambles dibanding tahun lalu sebesar 1,1 juta unit. Namun, ke depan, penjualan bisa melejit ke level 1,3-1,4 juta unit per tahun.

“Makanya Astra Otoparts mengantisipasi kemungkinan tersebut dengan meningkatkan kapasitas produksinya dari sekarang,” imbuh Johnny. (efi/Investor Daily)

Advertisements

One comment

  1. yudi

    bagi orang kaya ngga ngaruh bensin naik, mobil sih tetep aja dibeli, nah ini yg punya motor, motor baru kridit bensin udah naik…bukan begitu co…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s