Kejamnya Bengkel Resmi Pabrikan

Sumber Autos.id

Bekasi, Autokritik – Kalau benar-benar tidak terpaksa, rasanya malas menyambangi bengkel resmi, entah Honda, Toyota, atau merek-merek lain. Alasannya ya apalagi kalau bukan teror harga mahal.

Tapi, apa daya? Keinginan sudah di ubun-ubun. Pokoknya, barang itu, dalam hal ini cowl top driver, emblem comp, dan garnish door rrr  City i-DSI 2007 transmisi otomatis, harus didapatkan secepat mungkin. Kebetulan barang ini tidak ditemukan di seputaran Bekasi Barat dan pusat onderdil Pasar Inpres, Duren Sawit, Jakarta Timur. Ya sudahlah dengan terpaksa Autokritik merapat ke diler Honda di daerah Kalimalang, Jakarta Timur.

Barangnya ada, dengan masa tunggu seminggu. Autokritik langsung memesan komponen ini dengan yakin, tanpa berpikir panjang dan menanyakan harga jual. Taksiran Autokritik, paling total tidak sampai Rp 200 ribu. Tapi, alangkah kagetnya Autokritik ketika disuguhi nota pemesanan. Harga tiga komponen itu ternyata sangat mahal, Rp 551 ribu belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPN). Perinciannya, harga cowl top driver Rp 256 ribu, garnish door Rp 82 ribu, dan emblem Honda Rp 217 ribu. Kalau dengan PPN 10%, total belanja barang menembus Rp 600 ribu. WTF, Rp 600 ribu untuk tiga komponen kecil dan “tak penting”.

Berbagi info saja, front cowl top berbahan dasar karet yang letaknya di samping wiper. Barang ini mudah rusak karena digigit tikus. Banyak juga konsumen City yang memburu barang ini. Yang tak habis pikir, masa harga karet seperti ini Rp 256 ribu. Harga wajarnya ya di bawah Rp 100 ribu.

Ya, tapi mau bagaimana lagi? Sudah kadung di diler, akhirnya terpaksalah barang itu dibayar, dengan perasaan sedikit sesak. Dalam perjalanan pulang ke Bekasi, Autokritik berpikir keras, bagaimana mungkin harga barang bisa semahal itu. Penasaran, begitu sampai di rumah, Autokritik langsung berburu barang serupa di Bukalapak, marketplace favorit. Front cowl tidak ada, demikian pula dengan garnish. Yang ada hanya emblem yang harganya hanya Rp 100 ribu. Itu artinya, harga bengkel resmi Honda dua kali lipat lebih mahal. Klaim penjual di Bukalapak, barang itu orisinil. Ah, kalaupun tak ori juga bukan masalah. Toh ini hanya aksesoris.

Setelah mengetahui fakta ini, datanglah sesal. Tapi, setelah dipikir-pikir, wajar saja jika diler Honda membanderol harga tinggi. Barang yang dipasok ke konsumen sudah pasti asli. Selain itu, mereka juga harus berpikir bayar gaji karyawan. Ya mudah-mudahan harga front cowl dan garnish door di bengkel resmi Honda tidak sampai dua kali lipat dari di luar sana.

Saran, ya kalau mau ke beres, sebaiknya pikir-pikir dulu, kalau duit pas-pasan. Jangan sampai kejadian di atas dialami juga oleh teman-teman yang baca artikel ini. Salam motorisasi!!. (snx)

Advertisements

Isuzu Target Operasi Tata

Jakarta – PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) menargetkan masuk tiga besar pemain kendaraan komersial di Indonesia. Saat ini, Tata fokus pada penguatan citra merek (branding), sebelum membangun pabrik di negara ini.

Saat ini, Fuso menduduki posisi puncak pasar kendaraan komersial domestik, diikutiHino, dan Isuzu. Itu artinya, Tata harus siap bertarung dengan Isuzu untuk merenggut posisi tiga.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), semester I-2017, penjualan Fuso mencapai 17.745 unit, sedangkan Hino dan Isuzu masing-masing 12.828 unit dan 8.167 unit. Adapun penjualan Tata baru 490 unit.

Presiden Direktur TMDI Biswadev Sengupta mengatakan, pembangunan pabrik sudah masuk rencana jangka panjang TMDI. Tapi, waktu realisasinya belum ditentukan. “Pembangunan pabrik pasti masuk daftar panjang perusahaan. Sebelum ke sana, kami ingin perkuat branding dan lebih dekat dengan konsumen,” ujar dia, seperti dilansir Investor Daily, kemarin.

Dia menuturkan, sejak diluncurkan pada 2013, produk Tata Motors sudah diterima konsumen. Penjualan selalu tumbuh positif dan konsumen paling loyal adalah para pelaku bisnis. Beberapa produk Tata Motor yang sudah dipasarkan adalah pick up, seperti Ace EX2, Super Ace, Xenon RX, dan Xenon XT. Selain itu, ada truk dan bus, seperti Ultra, LPT 913, LP 713, Prima 4023.S, Prima 4028.S, dan Prima 4928.S. Produk terbaru yang diluncurkan di GIIAS 2017 adalah Prima LX 2528.

Dia menargetkan pertumbuhan penjualan Tata mencapai double digit hingga akhir 2017. “Indonesia masuk pasar prioritas Tata di Asean dan kami optimistis melihat perkembangan pasar komersial disini,” ujar dia.

TMMIN Semangat 45 Garap C-HR

Jakarta – Toyota C-HR bakal dijual di Indonesia akhir 2017 atau awal 2018, berdasarkan riset CIMB Securities. Tahap awal, mobil ini akan diimpor dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) dengan dua pilihan mesin, 1,2 liter bensin turbo dan 1,8 hibrida.

Namun, ada potensi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memproduksi crossover ini, jika volume penjualan sudah tinggi, minimal 1.000 unit per bulan. Beredar kabar, C-HR rakitan TMMIN akan menggunakan mesim aluminium 2NR-FE dengan dual VVT-i, yang dipakai Sienta. Kebetulan, mesin itu diproduksi TMMIN di pabrik Karawang 3 berkapasitas 216 ribu unit per tahun.

Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono enggan berkomentar terkait spekulasi C-HR di Indonesia. Namun, dia tidak membantah ketika ditanya TMMIN akan merakit C-HR dan memasang mesin Sienta di mobil ber-platform Toyota New Global Architecture (TNGA) tersebut.

“Semangat,” ujar Warih di Jakarta, belum lama ini.

PT Toyota Astra Motor (TAM) memamerkan C-HR hibrida pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di ICE, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, 10-20 Agustus. Trimegah Securities memprediksi harga jual C-HR Rp 300-350 juta dan bakal merajai segmen crossover, mengalahkan Honda HR-V.

Xpander Juga Menang Banyak di Luar GIIAS

Jakarta – Mitsubishi Xpander kesetanan tak hanya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, melainkan juga di jaringan diler Mitsubishi seluruh Indonesia. Hingga kini, total inden diperkirakan telah menembus 5.000 unit.

“Dari percakapan kami dengan salesman, rata-rata diler sudah mengantongi surat pemesanan kendaraan (SPK) berkisar 70-100 unit, sehingga total backlog (inden) sekitar 4.000 unit atau 40% dari penjualan bulanan Avanza. Ini menandakan Xpander benar-benar penantang serius Avanza dan mobil LMPV lainnya,” tulis Trimegah Securities dalam laporan riset, belum lama ini.

Hingga Senin (14/8), total SPK Xpander di GIIAS mencapai 1.427 unit. Dengan demikian, total inden Xpander hingga kini sudah 5.000 unit lebih.

Trimegah menilai, Xpander menjadi episentrum GIIAS yang digelar di ICE, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, 10-20 Agustus 2017. Mobil lain yang juga mencuri perhatian adalah Wuling Confero S.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bakal mulai mengirimkan mobil bermesin 1,5 liter ini mulai Oktober 2017. Target penjualan bulanan mobil yang dirakit di Bekasi, Jawa Barat, ini mencapai 3.000-4.000 unit per bulan. (snx)

C-HR Bakal Gulung HR-V

Jakarta – Toyota C-HR diprediksi menjadi pemuncak pasar crossover domestik, menggulingkan Honda HR-V. C-HR dinilai unggul mutlak dari HR-V, baik dari sisi eksterior maupun interior, karena mengusung platform Toyota New Global Architecture (TNGA).

“Harga C-HR kemungkinan berkisar Rp 300-350 juta. Kami yakin harga ini, lebih atraktif dibandingkan HR-V, jika mempertimbangkan tampang dan interior C-HR,” tulis Trimegah Securities dalam laporan riset, kemarin.

Sayang, PT Toyota Astra Motor (TAM) hanya menjadikan C-HR hibrida sebagai barang pajangan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di ICE, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, 10-20 Agustus. Kabarnya, TAM masih tarik ulur dengan Toyota Motor Corporation (TMC), selaku pemilik Toyota.

CIMB Securities memprediksi C-HR dijual mulai awal 2018. Adapun TAM masih menimbang apakah akan mengimpor dari Thailand atau Jepang. Beredar kabar, TAM akan memasarkan C-HR hibrida. C-HR tersedia dalam beberapa pilihan mesin, antara lain 1,2 liter 8NR-FTS turbo, 2 liter 3ZR-FE, 1,8 liter 2ZR-FXE hibrida, dan 1,8 liter 2NR-FE.

 

Xpander Tak Bisa Dibendung

Tangerang Selatan – Mitsubishi Xpander menjadi pusat perhatian di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, yang digelar di ICE, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Selama empat hari pemeran, kendaraan multiguna bawah (low multipurpose vehicle/LMPV) tujuh penumpang ini mengantongi 1.427 surat pemesanan kendaraan (SPK).

Berdasarkan data yang diperoleh , Senin (14/8), pada hari pertama GIIAS, SPK Xpander mencapai 111 unit, kemudian hari kedua 381 unit, hari keempat 480 unit, dan hari kelima 555 unit. Varian terlaris adalah Ultimate, disusul Exceed manual. Dengan torehan ini, ekspansi Xpander di pasar mobil Indonesia sulit dibendung. Sebab, selain di GIIAS, Xpander mengantongi ribuan SPK di seluruh diler Mitsubishi seantero Indonesia.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bakal mulai mengirimkan mobil bermesin 1,5 liter ini mulai Oktober 2017. Target penjualan bulanan mobil yang dirakit di Bekasi, Jawa Barat, ini mencapai 3.000-4.000 unit per bulan.

Mitsubishi Motors Corporation (MMC), induk usaha MMKSI sekaligus prinsipal Mitsubishi,menggelar penampilan perdana dunia Xpander di GIIAS 2017. Nama Xpander merefleksikan ambisi MMC untuk memperluas pengalaman berkendara konsumen ke lingkup yang lebih luas dan menyenangkan.

Osamu Masuko, chief executive officer MMC menegaskan, Xpander dirancang untuk memperluas kehadiran MMC yang kuat di pasar SUV dan kendaraan niaga ringan ke segmen MPV yang besar dan terus berkembang. Xpander diproduksi di pabrik baru MMC di Bekasi, Jawa Barat, dengan target 80 ribu unit per tahun, termasuk rencana ekspor ke Asean dan beberapa pasar lainnya mulai 2018. Untuk pasar Indonesia, inden dan booking dimulai pada GIIAS 2017.

MMKSI menyatakan, target utama Xpander adalah keluarga Indonesia berusia 30–40 tahun dengan dua anak atau lebih, yang memerlukan kendaraan dengan kabih nyaman, berbagai macam pengaturan kursi, dan ground clearance tinggi agar dapat dikendarai di berbagai medan dan kondisi umum jalanan di Tanah Air.

Yang Murah dari Civic Type R Cuma Karpet Bagasi

Tangerang – PT Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkan Civic Type R pada pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, ICE, BSD City, Tangerang Selatan, Banten. Mobil Honda paling kencang di Indonesia ini dibanderol Rp 995 juta.

Harga itu membuat penggila Civic bermodal pas-pasan hanya bisa garuk-garuk aspal. Harga aksesoris Modulo Civic Type R juga sangat mahal. Sebagai contoh, harga normal carbon wing spoiler Rp 28,4 juta, carbon panel dalam Rp 22,1 juta, dan tailgate spoiler Rp 2,2 juta. Yang murah dari aksesoris Civic Type R adalah karpet bagasi belakang atau bahasa kerennya cargo tray, yakni Rp 933 ribu. Harga aksesoris juga masih terbilang mahal setelah didiskon 20%, yakni masing-masing menjadi Rp 25,6 juta, Rp 19,9 juta, Rp 1,6 juta, dan Rp 746 ribu. Patut dicatat, harga ini belum termasuk biaya pemasangan, pengecatan, dan Ppn.

Kabar baiknya, Honda menawarkan program spesial untuk aksesoris Modulo selama GIIAS, yaitu setiap pembelian paket carbon wing spoiler dan carbon interior panel, pembeli akan mendapatkan gratis tailgate spoiler dan cargo tray.

Harga paket purnajual mobil ini juga lumayan. Dengan Paket Cermat 1, perawatan berkala tga tahun/50 ribu km, harga bertambah Rp 10,15 juta, sedangkan Paket Cermat 2 (enam tahun/100 ribu km), harga bertambah Rp 62,3 juta.

Ada juga Paket Cermat Plus. Harga paket Cermat Plus 1 meliputi fasilitas gratis biaya perawatan berkala selama tiga tahun/50 ribu km serta perpanjangan garansi standar Honda selama dua tahun/40 ribu km Rp
Rp 29,050 juta. Adapun harga Paket Cermat Plus 2 meliputi gratis perawatan enam tahun/100 ribu km dan perpanjangan garansi standar Honda selama dua tahun/40 ribu km Rp 81,2 juta. Jadi, konsumen dipastikan merogoh kocek Rp 1 miliar lebih jika membeli aksesoris dan paket cermat yang ditawarkan PT Honda Prospect Motor.

Honda Civic Type R dibekali mesin 2.0 liter VTEC Turbo yang menghasilkan tenaga maksimal hingga 310 ps pada 6.500 rpm dan torsi maksimal 400 nm pada 2.500–4.500 rpm. Tenaga Honda Civic Type R disalurkan melalui transmisi manual 6 percepatan yang telah disempurnakan oleh rev match system sehingga memungkinkan mobil mempertahankan tenaga maksimumnya saat perpindahan gigi. Fungsi ini dapat dinyalakan dan dimatikan pada pengaturan di dalam mobil. (snx)

Voxy Sexy, tapi Tetap Saja Boxy

Tangerang – All New Voxy, kendaraan global Toyota, dirilis pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, ICE, BSD City, Tangerang Selatan, Banten. Mobil ini terlihat sangat seksi, kendati masih kotak (boxy) seperti pendahulunya, NAV-1.

Semua orang tahu, mobil kotak kurang disukai di Indonesia, terlihat pada rendahnya penjualan NAV-1, sehingga produksinya dihentikan akhir tahun lalu. MPV kotak Toyota lainnya, Sienta, juga masih mencetak penjualan di bawah target.

Meski begitu, Toyota Astra Motor (TAM) meyakini, Voxy bakal sesukses Alphard dan menjadi salah satu bintang Toyota di GIIAS 2017, 10-20 Agustus 2017.

“Dengan desain yang lebih sporty dan menawan, All New Voxy diharapkan mampu mengikuti kinerja pendahulunya di segmen MPV premium, Alphard, yang menjadi MPV premium terlaris di Indonesia,” kata Wakil Presiden Direktur TAM Henry Tanoto, belum lama ini.

All New Voxy, yang bermain di kelas high MPV, hadir dengan desain eksterior yang sporty dan stylish. Tarikan garis dan permainan lapisan bodi memancarkan aura sporty dan luxury. Konsep cutting edge pada bagian depan menonjolkan karakter All New Voxy yang modern dan canggih.

Sentuhan elegan dan dinamis terlihat di kap mesin sampai ke bagian bawah grille. Desain majestic square lampu depan membuat tampilan Voxy seksi. Mobil ini juga dilengkapi LED clearance lamp yang terpisah dengan lampu utama, serta lampu kabut yang juga menggunakan teknologi LED seperti pada Alphard dan Vellfire.

Dari sisi samping, Voxy juga sangat menarik. Dalam tema Awe-Inspring Belt-Line, terdapat garis dinamis yang mengalir dari depan ke belakang. Mobil penggerak depan ini menggunakan pelek inci dua warna. Bagian samping All New Voxy juga dilengkapi elegant aero package yang kian memperkuat karakter sport mobil tujuh penumpang ini.

Secara dimensi, panjang Voxy mencapai 4.710 mm, lebar 1.735 mm, dan tinggi 1.835 mm. Jarak sumbu roda mencapai 2.850 mm, sedangkan ground clearance 165 mm.

Perpaduan desain, material, dan permainan warna, serta teknologi canggih membuat interior Voxy sangat mewah. Desain multiple layer pada dashboard dan rancangannya yang ergonomis membuat tampilannya memberi aura modern dan user friendly. Ruang kabin yang luas juga membuat mobil ini mempunyai tempat penyimpanan yang banyak sehingga kabinnya menjadi fungsional.

Bangku penumpang didesain dengan model captain seat berbahan kulit. Mobil ini juga dilengkapi twin moon roof, cruise control, sun shade, serta AC depan belakang dan mode berkendara eco.

Fitur keselamatan terdiri atas tujuh kantong udara, emergency brake signal (EBS), vehicle stability control (VSC), serta hill start assit (HSA). Dibekali mesin 3ZR-FAE dengan kapasitas 2.000 cc, Voxy mampu menghasilkan tenaha maksimal 152 PS pada 6.100 rpm dan torsi 197 Nm pada 3.800 rpm. Harga Voxy Rp 446 juta. (snx)

 

Xpander Pakai Mesin Jadul

Tangerang – Mitsubishi Xpander mencuri perhatian publik otomotif Tanah Air. Tak ayal lagi, booth Mitsubishi di GIIAS yang memajang Xpander diserbu calon konsumen.

Tak bisa dimungkiri, desain mobil ini sangat menawan, mulai dari depan, belakang, hingga samping. Aura sport utility vehicle terpancar dari Xpander, yang sebenarnya adalah kendaraan multiguna bawah (multipurpose vehicle/MPV). Jadi, wajar saja jika mobil ini sebut Baby Pajero Sport. Dimensi mobil melampaui para rival. Demikian pula dengan ground clearance, meski hanya berlaku untuk tipe tertinggi Ultimate.

Sayang, semua keunggulan itu tak ditopang oleh mesin baru. Faktanya, Xpander menggunakan mesin bensin berkode 4A91, anak dari mesin 4A9 , yang mulai diproduksi pada 2004. Mesin ini sudah digunakan oleh Colt, Lancer, Haima 2, Soueast v3, Yema T70 SUV, dan Soueast DX3.

4A91 adalah mesin DOHC 16 katup, 1.499 cc, dengan tenaga 109 hp/6.000 rpm dan torsi 145 nm/4.000 rpm. Rasio kompresinya 10,5:1. (snx)

Wuling Kebangetan, Booth Gede Cuma Diisi Confero

Sumber : tempo

Tangerang – PT Saic General Motors Wuling (SGMW), pemilik merek Wuling di Indonesia, menjalani debut perdana di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Booth Wuling di hall 6, ICE, BSD City, Tangerang, cukup luas, yakni 942 meter persegi (m2).

Sayang, di booth itu, Wuling hanya memajang satu model, yakni Confero sebanyak tujuh unit. Wuling tak memboyong model-model lain yang sudah eksis di pasar dunia, apalagi mobil konsep.

“Kami berpartisipasi di GIIAS 2017 dengan membawa tema My Wuling My Home. Dari desain booth hingga jajaran produk, semuanya sudah mendeskripsikan sebuah rumah,” kata Vice President of Vehicle Sales, Service, and Marketing Wuling Motors Cindy Cai, belum lama ini.

Dia menegaskan, Wuling menampilkan Confero S yang sudah dimodifikasi untuk memperlihatkan mobil ini bisa diubah sesuai selera konsumen, seperti sebuah rumah. Harga Confero yang dirakit di Bekasi berkisar Rp 128-162 juta, termurah di antara seluruh kendaraan multiguna yang dijual di Indonesia. (snx)